5 Jenis Pilihan Web Hosting Paling Umum Yang Bisa Kita Gunakan

web hosting
Picture Source : Google

Memutuskan dimana kita akan meng-host-kan suatu website terkadang lebih penting daripada memutuskan apa HTML editor yang akan digunakan untuk membangun sebuah website. Saat ini ada begitu banyak jenis pilihan web hosting yang terkadang membingungkan sebagian orang. Jika kita bisa memahami apa saja jenis pilihan web hosting yang tersedia, kita dapat membuat pilihan yang lebih tepat mengenai apa yang sebenarnya kita butuhkan. Berikut adalah 5 jenis pilihan web hosting paling umum yang bisa kita gunakan.

  1. Free web hosting

Seperti namanya, web hosting ini bersifat gratis. Banyak penyedia hosting gratis yang memperoleh biayanya melalui iklan yang masuk secara otomatis ke suatu halaman web melalui pop-up, frame, dan scripts. Web hosting jenis ini biasanya memiliki keterbatasan dalam beberapa fungsi dibandingkan dengan yang berbayar. Misalnya, kita hanya menapatkan space, bandwidth, maupun software yang lebih sedikit. Untuk bisa memperoleh layanan free web hosting ini, kita dapat menggunakan layanan hosting seperti GeoCities atau melalui ISP kita masing-masing.

  1. Standard Web hosting

Ini adalah jenis paling umum dari web hosting yang berbayar. Kita membayar untuk memperoleh server space dalam jumlah tertentu kepada sistem web hosting yang kita gunakan, kemudian mereka akan menyediakan kita dengan server berkecepatan tinggi, software dan fasilitas lainnya. Mayoritas penyedia web hosting jenis ini menggunakan shared system di mana kita akan diberikan ruang penyimpanan sebanyak 5GB pada server yang total besarnya sejumlah 100GB. File milik kita di-host-kan ke dalam server tersebut bersama dengan 15-20 situs milik pelanggan lainnya. Ada kemungkinan kita akan memliki nama domain kita sendiri, namun bisa juga sebaliknya. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan standard web hosting antara lain :

  • Biaya bandwidth

Jika kita mengharapkan sebuah website mendapatkan banyak tampilan halaman, pastikan bahwa tidak ada limit atau biaya tambahan.

  • Server software

Kebanyakan layanan hosting berbayar menawarkan beberapa jenis software yang bisa digunakan, termasuk CGI, PHP, dan Weblog.

  • Akses Administratif

Beberapa hosting menyediakan kita dengan konsol berbasis web, dan penyedia lainnya memungkinkan kita untuk melakukan telnet ke dalam suatu server. Keduanya bekerja dengan baik, tapi pastikan mana yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan kita.

  • Sistem operasi

Sistem operasi sebuah website akan sangat mempengaruhi software apa yang bisa kita jalankan.

Standard web hosting cocok untuk sebagian besar bisnis dan situs pribadi yang berada di belakang nama domain. Membayar untuk layanan ini memberi kita lebih banyak fitur dan keamanan dibandingkan dengan I web hosting. Saat ini juga telah banyak dijumpai penyedia layanan standard web hosting dengan biaya hanya $1 per bulannya bahkan kurang.

  1. Dedicated, Virtual, dan Shared Hosting

Dedicated web hosting adalah jenis web hosting dimana kita akan mendapatkan server milik kita sendiri untuk penggunaan secara eksklusif hanya untuk website kita saja. Pada kebanyakan dedicated hosting, pemilik suatu situs akan mendapatkan akses root ke dalam server untuk melakukan perubahan dan mengontrol sebuah situs. Akan tetapi itu tergantung pada hosting itu sendiri. Beberapa hosting menyediakan admin web dengan sebuah konsol akses melalui teknisi pendukung milik mereka. Secara teknis (kecuali jika kita membayar untuk koneksi dedicated atau colocation) website kita hampir pasti disimpan dalam sebuah shared server. Tapi, dalam bisnis web hosting, sebagian besar perusahaan hanya membaginya dengan satu atau dua situs lain saja. Dedicated web hosting cocok untuk bisnis yang membutuhkan lebih banyak ruang penyimpanan dan lebih banyak kontrol atas sebuah website.

  1. Colocation

Colocation ini satu tingkat lebih tinggi daripada dedicated hosting. Colocation mirip seperti dedicated hosting hanya saja suatu server benar-benar didedikasikan untuk kita secara eksklusif. Akan tetapi kita hanya memiliki hardwarenya saja, bukan perusahaan hosting-nya. Apa yang kita sewa adalah ruang penyimpanan fisik milik mereka serta koneksi internet berkecepatan tinggi. Colocation terbagi menjadi dua : managed colocation dan unmanaged colocation. Dengan managed colocation, berarti kita membayar untuk suatu ruang server dan tim dari perusahaan hosting yang kita gunakan untuk mengelola servernya. Jenis ini cocok untuk perusahaan yang ingin memiliki kontrol terhadap colocation mereka tetapi tidak memiliki departemen IT untuk mengelola server. Sedangkan untuk unmanaged colocation, kita menangani semua administrasi dan pengelolaan server secara mandiri, termasuk pembaruan software, server web, dan situs itu sendiri. Colocation cocok bagi perusahaan yang ingin sesuatu yang tidak biasa dalam konfigurasi software web mereka atau butuh keamanan tambahan yang menyediakan kontrol penuh terhadapnya.

  1. E-commerce Web hosting

E-commerce web hosting ini bisa merupakan salah satu dari jenis web hosting di atas namun ada penambahan pada dimensi lain, yaitu Secure Socker Layer (SSL). Karena jika kita akan menjual sesuatu pada suatu website, kita harus memiliki server yang aman untuk melindungi pelanggan. Banyak layanan penyedia hosting akan mengotorisasi domain kita untuk menggunakan sertifikat SSL mereka sebagai biaya tambahan. E-commerce web hosting biasanya berisi shopping cart dan fitur tambahan lainnya yang berguna untuk keperluan toko online. E-commerce web hosting sangat penting untuk setiap bisnis yang menjual produk di dalam situs mereka.

Selain jenis web hosting di atas, terdapat juga beberapa alternatif web hosting lainnya yang sering kita jumpai seperti reseller web hosting untuk perusahaan yang ingin mendirikan bisnis web hosting mereka sendir. Clustered web hosting yang terdiri dari beberapa server untuk menyediakan konten yang sama yang memiliki load-balanced untuk menyediakan akses yang lebih baik. File and image hosting yang merupakan layanan hosting yang hanya menawarkan penyimpanan file dan gambar saja. Serta weblog hosting yang biasanya lebih murah daripada standard web hosting, namun memiliki keterbatasan pada jumlah website yang bisa mereka buat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *