top_10_best_seo_resources1

Ini Dia 4 Tren Terbaru SEO di Tahun 2016 Yang Harus Kita Ketahui

Membuat sebuah website  sendiri dapat memakan prosedur yang panjang. Kita harus bisa  menentukan layanan web hosting yang tepat, memilih desain web yang sempurna, membuat konten yang berkualitas serta mengarahkan traffic sesering mungkin menuju ke website kita. Apakah nantinya kita akan mengerjakan semuanya sendiri atau menggunakan jasa pihak lain, keduanya tentu menuntut kita untuk bekerja dengan lebih teliti agar tidak ada yang salah dengan proses pembuatan website kita. Search Engine Optimization (SEO) merupakan salah satu aspek yang saat ini menjadi krusial dalam proses pembuatan website. SEO ikut menentukan seberapa populer situs kita dalam hal visibilitas terhadap mesin pencari, yang pada akhirnya akan mempengaruhi traffic dari  website yang kita buat. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai 4 tren terbaru dalam SEO yang harus kita ketahui, serta bagaimana masing-masing darinya akan mempengaruhi visibilitas website kita terhadap mesin pencari.

  1. Optimasi perangkat mobile

Sejak dulu, perangkat desktop telah menyumbang sebagian besar traffic pada mesin pencari. Maka perhatian khusus harus diberikan untuk mengoptimalkan website kita terhadap perangkat tersebut. Namun, fenomena tersebut mulai berubah sejak tahun 2015, menurut situs UK Web Hosting, terdapat lebih dari 1,2 miliar penguna yang mengakses internet melalui smartphone. Untuk menghadapi fenomena ini, raksasa mesin pencari, Google telah mengumumkan update proyek Mobilegeddon, dimana semua website wajib untuk mengoptimalkan SEO pada perangkat mobile, serta memberlakukan penalti jika ada yang tidak melaksanakannya. Hingga pada tahun ini, optimasi perangkat mobile untuk website sudah jauh menjadi lebih baik daripada sebelumnya. Dalam rangka memenuhi tujuan ini, beberapa layanan web hosting seperti Wix dan GoDaddy menawarkan fitur built-in untuk mempermudah optimasi website untuk perangkat smartphone dan tablet. Seperti contohnya, memberikan template yang responsif secara gratis untuk para pengguna premiumnya.

  1. Media grafis menjadi prioritas utama

Sekarang ini rasanya hampir tidak mungkin dijumpai sebuah website atau blog yang tidak memuat setidaknya minimal satu gambar atau video pada setiap halamannya. Semua itu bersumber pada makin maraknya konten yang sangat visual yang berorientasi pada media sosial dan layanan pesan instan. Boomingnya situs-situs seperti Snapchat, Vine dan Periscope, merefleksikan bahwa pengguna tampaknya lebih tertarik terhadap konten yang bersifat visual. Meski demikian, konten yang bersifat tulisan nampaknya masih menjadi ‘jantung’ dari setiap website. Namun, hal tersebut pun kini perlahan-lahan mulai terkonversi menjadi konten visual jika ditilik baik dari segi aksesibilitas maupun popularitas. Jika kita bercita-cita menjadi seorang webmaster, Tentunya kita harus mempertimbangkan untuk memperkaya website kita dengan menghadirkan lebih banyak konten visual demi mengoptimalkan SEO.

  1. Konten di media sosial telah mengalahkan konten berita konvensional

Masayarakat sekarang ini nampaknya lebih suka menggunakan media sosial untuk tetap up-to-date dengan berita terbaru, daripada mengandalkan sumber berita konvensional seperti surat kabar atau televisi. Karena, sekarang ini semua pengguna internet hampir pasti memiliki akun media sosial seperti Facebook atau Twitter. Proses update serta penambahan fitur di berbagai platform media sosial menjadikan pengguna dapat mengakses berbagai konten terbaru dengan lebih cepat dan mudah dari sebelumnya. Dengan demikian, berita serta seluruh informasi penting saat ini seringkali lebih dulu muncul di media sosial seperti Facebook atau Twitter jauh sebelum muncul di surat kabar atau acara televisi.

  1. Fitur Virtual Assistant yang mengubah pola pencarian

Pertama-tama Apple menghebohkan dunia dengan Siri, disusul kemudian oleh Google Voice Search, dan sekarang, Microsoft juga telah memutuskan untuk bertarung secara head-to-head  dengan meluncurkan Cortana, sebagai fitur eksklusif untuk Windows 8 dan Windows 10. Fitur ini memiliki peran yang sangat banyak untuk mesin pencari. Hal ini semakin menambah banyak orang yang mencari menggunakan fitur ini dibandingkan dengan mengetik secara konvensional, yang berarti perubahan menjadi lebih terfokus pada pengucapan keywords di SEO. Fitur ini sendiri telah menjadi salah satu fitur yang esensial dalam sebuah website. Bahkan WordPress yang menjadi pilihan utama dalam manajemen konten untuk suatu website, sekarang juga telah menawarkan sejumlah plugin dan add-ons yang membantu mengintegrasikan fitur pencarian suara ke website kita.

Sama seperti desain sebuah website, beban untuk pengerjaan SEO pun saat ini juga telah dengan mudah dapat dipindah tugaskan kepada perusahaan profesional yang bergerak di bidang SEO seperti RankCrew, Boostability dan Digital Current jika dibandingkan dengan suatu pemilik website harus mengerjakannya sendiri. Namun sekali lagi, keputusan akhir tetap ada di tangan kita, apakah akan memilih untuk mengoptimalkan website kita sendiri atau menggunakan jasa dari perusahaan-perusahaan eksternal,. Dan tren baru dalam SEO ini akan sangat membantu kita dalam membuat website yang lebih baik dan lebih kompatibel para pengguna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *