Masih Salah? Ini Dia Cara Setting Iklan Facebook

Facebook-video-2

Facebook merupakan ala marketing yang luar biasa. Fakta menjelaskan bahwa kamu dapat menargetkan pengguna Facebook. Mari kita lihat tips yang dapat kamu gunakan untuk mengatur iklan Facebook, sekaligus menciptakan kesempatan untuk menghasilkan keuntungan:

  1. Gunakan Video

Tahun lalu, Facebook memberikan dorongan yang besar dalam konten video melalui gambar statis. Ini menciptakan kesempatan untuk mendapatkan konten kamu terlihat. Tentu saja ad acara untuk mendapatkan gambar yang diam dan mendapatkan perhatian pengguna, namun Facebook tidak menempatkannya di daftar prioritas.

Sebaliknya, kamu harus melihat potensial pelanggan dengan serangkaian video pandek yang tidak lebih dari 25 detik. Gambarkan produkmu dalam tindakan yang baik. Pastikan gunakan gambar diam sebagai thumbnail yang menarik perhatian dan memotivasi pengguna untuk menonton video.

  1. Pasang Dua Pixel Facebook

Facebook memberikan data konversi untuk beberapa jenis ikan, seperti konversi webisite dan iklan, tetapi tidak untuk menampilkan iklan video. Dapatkan data ini dengan menginstall Facebook pelacak pixel di situsmu, khususnya yang dimuat di toko. Mungkin terdengar rumit tapi tidak.

Kamu cukup log in ke manajer iklan Facebookmu dan klik “Tools”, kemudian “Pixel”. Kamu akan memiliki kemampuan untuk membuat potongan kode custome untuk checkout, yang ditempatkan di situsmu. Kebanyakan sistem e-commerce memiliki pilihan dalam pengaturan jenis pixel yang dapat disalin dan disisipkan, agar instalasi mudah. Setelah selesai, Facebook akan melaporkan seseorang untuk mengeksekusi pembelian, muatan kapal berguna untuk memberikan informasi ke pengguna ketika tiba di situsmu.

Setelah itu, kamu juga harus menginstall penonton pixel, yang memungkinkan kamu menargetkan segemtasi pengguna agar terlihat mirip dan dieksekusi pembeli di situsmu atau “view looklike”. Ikuti proses yang sama seperti di atas untuk melakukan ini, kemudian pilih “looklike view”. Ketika kamu melihat “view custome” pilihan selam fase pertama dari pembuatan iklan.

  1. Buat Link Custome

Untuk memahami cara kinerja iklanmu, kamu harus melacak mereka yang melampui Facebook kemudia laporkan ke manajer iklan Facebook. Untuk memulainya, pastikan kamu memilki analisis Google untuk mengatur situsmu. Google akan membuat URL custome di setiap iklan yang berniat mengirimkannya dan mengecilkannya dengan bit.ly. bila perlu buat mereka lebih toleransi. Ini memungkinkanmu untuk memahami kinerja setiap iklan individu dana pa yang dilakukan pengguna setelah tidak di situsmu.

  1. Test Copy

Marketing pada pengujian A/ B adalah kunci misalnya. Kamu harus mengambil video dan meluncurkannya. Setidaknya 2 kampanye iklan yang berbeda yang ditargetkan untuk khalayak yang sama dengan video yang sama, tetapi dengan judul yang berbeda. Kamu bisa memulai dengan sejumlah uang kecil $10/ hari/ video dan menjalankan iklan secara bersamaan setidaknya selama 4 atau 5 hari untuk melihat respn terbaik.

Setelah selesai, lakukanlah set yang sama tetapi dengan tes video yang berbeda namun tetap menjaga judulmu. Dalam waktu relative singkat kamu dapat menguji ke setup iklan yang bekerja. Kemudian, teruslah menguji lawan untuk ditingkatkan.

  1. Menganalisis Metrix

BPK, CPV, RKT, dan CPM memiliki standarnya masing-masing. Beberapa laporan dalam iklan manajer iklan, kamu harus fokus pada laporan kegiatan pasca affiance, biaya per saham, biaya per lihat, dan konversi biaya per akuisisi data bila tersedia. Fokuskan pada matrix fraction atau presentase.

Saham 10.000 dan saham 1.000.000 akan membandingkan mereka terhadap jumlah uang yang dihabiskan untuk mencapai prestasi yang diberikan. Fokuslah pada hasil perbandingan yang harus ada “biaya per” untuk mengukur prestasi.

Baca: 10 Aturan Social Media Marketing Yang Harus Dipahami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *