7 Tips Memilih Nama Domain Untuk Bisnis Real Estate

Bagi Anda yang menjalankan bisnis real estate secara online, penting sekali untuk memiliki website yang berharga. Membangun sebuah website real estate yang besar adalah bagian paling penting dan langkah pertama yang harus diambil adalah memilih nama domain. Nama domain mengacu pada URL untuk situs web Anda. Seringkali nama domain dikaitkan dengan brand Anda untuk menghidupkan situs.  Akibatnya, ada banyak tekanan dalam memilih nama domain yang tepat untuk bisnis real estate Anda. Proses memilih nama domain sebenarnya adalah salah satu bagian tersulit dalam membuat website, tetapi Anda tetap harus melakukannya. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika memilih nama domain.

  1. Jangan Menggunakan Nama Anda

Banyak pengusaha real estate yang memberi nama dari bisnis mereka dengan nama dirinya sendiri, namun itu tidak berarti bagus untuk memilih nama domain sesuai nama diri sendiri. Anda harus memberikan semacam indikasi mengenai apa yang Anda lakukan dari nama domain tersebut. Daripada menggunakan nama diri sendiri, coba gunakan nama daerah real estate Anda. Misalnya, jika Anda fokus pada daerah Houston, Anda dapat mencoba nama domain seperti Houstonhomes.com atau Houstonareahouses.com. Ini adalah contoh yang cukup generik namun masih lebih baik daripada menggunakan nama diri sendiri yang kebanyakan tidak dikenali.

  1. Membuat URL Yang Pendek

Memorability adalah tujuan utama dari nama domain dan URL yang panjang akan membuat ini menjadi lebih sulit. Temukan beberapa ide untuk nama domain dan kemudian cari cara untuk mempersingkatnya sehingga lebih menarik perhatian. Ini adalah alasan lain mengapa menggunakan nama Anda sebagai nama domain adalah hal yang salah. Jika nama Anda panjang dan rumit maka pengunjung akan sulit mengingatnya. Pilihlah istilah yang lebih pendek dan sederhana.

  1. Buatlah Mudah Untuk Mengeja

Ini adalah bagian penting dari membuat nama domain yang berkesan. Ejaan yang rumit akan membingungkan pengunjung website dan berpotensi mengalihkan pengunjung ke website pesaing yang lebih mudah dieja dan ditemukan. Selain itu, berhati-hatilah dengan huruf ganda yang dapat membingungkan dan mudah dilupakan.

  1. Menggunakan Kata Kunci Dalam Domain Yang Bisa Sedikit Membantu SEO

Kata kunci adalah bagian yang sangat kecil dari algoritma SEO, jadi jangan terlalu berfokus untuk mencari kata kunci dalam nama domain. Meskipun hanya bagian kecil, tetapi kata kunci lokal dapat membawa nama domain Anda memperoleh kenaikan peringkat SEO. Kata-kata seperti rumah, rental, properti, kondominium, dan istilah lain yang relevan setidaknya dapat digunakan sebagai kata kunci yang akan menguntungkan Anda. Jika Anda mampu menemukan satu kata kunci yang tepat, maka peringkat SEO Anda juga bisa naik.

  1. Menggunakan Ekstensi .com

Ekstensi .com adalah salah satu Top Level Domain (TLD) untuk website. Banyak ekstensi yang tersedia untuk nama domain seperti .net, .org, dan sebagainya yang memiliki peringkat tinggi. Tetapi kebanyakan ekstensi tersebut digunakan untuk institusi seperti sekolah, penerbit, maupun situs-situs produk. memilih ekstensi .com tetap menjadi pilihan utama. Selain itu, ekstensi .com juga lebih mudah diingat.

  1. Jangan Menggunakan Tanda Penghubung

Situs terbaik tidak menggunakan tanda hubung karena sulit untuk diingat dan mudah untuk dilupakan. Hal ini juga dapat mengurangi peringkat di mesin pencarian.

  1. Periksa Ketersedian Domain Yang Dipilih Dan Membelinya

Setelah Anda menemukan nama domain yang tepat, Anda harus memeriksa ketersediannya. Alat-alat yang dapat digunakan untuk memeriksa ketersediaan seperti Instant Domain Search, GoDaddy, Hover, dan Namecheap yang sering digunakan.